pelita kecil di ujung gelap layar
tersimpan serangkai aksara di sela denyut
tempat ragu biasa bersembunyi
aksara jatuh perlahan
menjadi jejak di dasar pikir
lekat, berulang
menolak luruh oleh riuh
tak bersuara, tak bertatap, tak bersua rupa
namun makna menyelinap ke nalar
mengetuk pelan ruang kesadaran
meski pintunya belum sepenuhnya lapang
ia tak memaksa terang
hanya pembuka celah
tempat kesadaran belajar bernapas pelan
meski belum semua jejak terikuti
sebagian masih tertinggal dalam ketakberdayaan
rangkaian aksara tak pernah benar-benar usai
ia berulang di kepala seperti bayang pada retakan kaca
memantul berpendar-pendar di ujung kepala
nasihat itu tak sekadar rangkaian aksara
ia menjelma menjadi angin penuntun
menyibak kabut ragu
di persimpangan jiwa yang masih juga di persimpangan
setiap aksara adalah lentera,
menyala tanpa api
Magelang, 7 Januari 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar